Minggu, 22 Februari 2015

Fungsi Garis Hitam-Putih Zebra Akhirnya Terungkap



Berita Aneh Unik – Misteri fungsi Zebra punya garis hitam-putih yang terkenal sepertinya mulai terungkap dan sekarang para ilmuwan mungkin menemukan jawabannya.

Penelitian baru-baru ini mengatakan bahwa garis-garis pada hewan Zebra membantu hewan-hewan ini tetap sejuk di padang rumput Afrika yang panas.
Sebuah tim dari University of California membuat hubungan suhu dan garis-garis pada Zebra setelah mempelajari pola garis di zebra di 16 lokasi yang berbeda dan membandingkan mereka dengan 29 faktor lingkungan seperti panas, serangga yang menggigit dan pemangsa.
Garis-garis setiap hewan hampir sama dengan sidik jari pada manusia – tidak ada dua yang persis sama. Menurut National Geographic, beberapa memiliki garis-garis hitam dan putih yang luas atas seluruh tubuh mereka, sementara yang lain menampilkan tanda lebih tipis, yang tidak mencakup kaki.
Penelitian sebelumnya berusaha untuk menjelaskan mantel khas zebra ‘. Sebagai contoh, beberapa menunjukkan bahwa mereka menggunakan garis-garis mereka untuk menangkal lalat yang tertarik ke daerah-daerah bulu yang memliki warna tunggal. Yang lain mengatakan mereka bertindak sebagai semacam kamuflase, membingungkan singa predator ketika mereka berjalan di kawanan. Namun, tidak ada teori yang telah terbukti benar. Singa tidak terpengaruh oleh garis-garis Di Zebra, dan hanya beberapa spesies serangga yang terganggu oleh pola hitam-putih Zebra.
Dan sekarang, menurut penelitian baru-baru ini, misteri itu akhirnya telah diselesaikan. Para peneliti melaporkan dalam jurnal Royal Society Open Science bahwa hanya satu korelasi yang masuk akal.
“Kami menemukan bahwa suhu telah berhasil memprediksi sejumlah besar variasi pola garis pada zebra. Antara garis hitam-putih dan suhu mungkin menunjukkan proses biologi yang rumit.
Secara khusus, suhu yang lebih rendah berarti lebih sedikit garis dan suhu yang lebih tinggi berarti lebih banyak garis-garis gelap.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa warna hitam menyerap panas sementara berlawanan putih mencerminkan panas, sehingga para peneliti percaya bahwa penjelasan sederhana ini ada hubungannya dengan garis-garis yang unik dari zebra. Artinya, sebuah pola dapat membuat pergerakan udara tertentu untuk mendinginkan ketika hewan-hewan ini berjemur di bawah sinar matahari. Tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengatakan dengan pasti.

Sumber : http://bit.ly/1yebRhT

Tanda Tangan pemain Baseball Laku Seharga Rp1,267 miliar



Menjadi orang terkenal dan diburuh tanda tangannya menjadi ciri seseorang yang jadi legenda dibidangnya, sama halnya dengan Joe Jacckson, pemain baseball  yang berjaya di awal 1900-an. Joe juga dikenal sebagai pemain terjarang memberikan tanda tangan selain untuk dokumen penting atau alat pembayaran.

Sebuah pas foto bertanda tangannya dari Cleveland ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai USD100 ribu atau setara dengan Rp1,267 miliar. Tingginya nilai tawar benda tersebut itu tidak terlepas dari tahun bermain si pemain yang lama dan kelangkaannya dalam memberikan tanda tangan.
Menurut AP, Senin (9/2/2015), para penyelidik tidak tahu secara pasti berapa jumlah benda yang telah ia ditandatanganinya selama aktif bermain. Namun diperkirakan jumlahnya tidak lebih dari 100 benda yang beredar di seluruh dunia.
Selain itu, Joe merupakan bagian dari tim baseball Amerika Serikat yang berjaya di kejuaraan dunia 1919. Aksi tim tersebut kemudian dijadikan jalan cerita sebuah film berjudul “Field of Dreams”.
Beruntunglah Sharon Bowen yang menjadi pemilik foto Joe Jackson tanpa alas kaki itu. Karena pada awalnya ia kurang setuju setelah suaminya memutuskan membeli album foto yang berisikan foto hitam putih pemain baseball Cleveland di awal 1900-an.
Namun Setelah itu rasa tersebut hilang saat menghadiri Balai Lelang di Dallas, Amerika Serikat karena taksiran foto yang dijual tersebut mencapai USD100 ribu. Bahkan foto Joe Jackson tersebut adalah yang pertama kalinya dikonfirmasi oleh para ahli tanda tangan Harritage Auctions. Foto itu di dapat Sharon Bowen dari sebuah keluarga yang masih kerabat dari seorang fotografer The Plain Dealer, Frank W. Smith, orang yang mengabadikan beberapa momen penting olahraga di Amerika Serikat dengan harga USD15 ribu yang berisikan 60 foto.

Sumber : http://bit.ly/1vf3kEW

Australia Waspadai Jamur Topi Penyebab Kematian



Empat orang warga ACT tercatat meninggal dunia karena tidak sengaja mengkonsumsi jamur beracun ini dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, dengan sejumlah orang lainnya dilarikan ke rumah sakut karena keracunan jamur tersebut.

Jamur beracun tersebut umum dijumpai pada musim semi, namun Otoritas Kesehatan ACT , Paul Kelly mengatakan curah hujan yang tinggi dan menurunnya suhu udara pada malam hari telah membuat jamur-jamur ini ini muncul lebih awal pada tahun 2015.
Dr Kelly mengatakan warga harusnya menghindari memetik jamur liar, karena jamur topi kematian sering kali sulit dibedakan dengan jamur lain yang aman dikonsumsi.
“Sayangnya racun didalam jamur ini tidak bisa dihilangkan hanya dengan memasalnya, sehingga memakan jamur ini baik mentah atau matang tetap saja akan memicu keracunan,” katanya.
“Racun didalam jamur itu akan meracuni korbannya dengan pertama akan memicu sejumlah keluhan gangguan kesehatan mulai dari sakit perut, pusing, mual, muntah hingga diare, tapi jika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah banyak maka akan dapat memicu kegagalan hati dan bahkan kematian,”
Tahun lalu otoritas kesehatan ACT juga mencatat ada kasus keracunan jamur topi kematian di wilayahnya dimana korbannya dilaporkan ke otoritas setempat.
Dr Kelly mengatakan siapa saja yang mencurigai dirinya telah mengkonsumsi jamur topi kematian harus segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat.
“Semakin cepat ditangani akan semakin besar peluang kesembuhannya,” katanya.
Jamur topi kematian terlihat mirip dengan jamur jerami dari Asia dan umum dijumpai di banyak pinggiran kota Canberra.
Mereka dapat ditemukan tumbuh di dekat pohon ek yang sudah tua ketika cuaca basah dan hangat.
Diameter topi beracun ini sebesar  40-160mm ini biasanya berwarna hijau pucat dan kuning, dengan insang putih dan batang putih yang khas.
Jamur topi kematian in terlihat licin jika disentuh permukaannya dan mengkilap saat kering.


Sumber : http://bit.ly/1vf4EYf

Wuih, Domba Ini Punya Sinyal Wifi



Jaringan Internet sudah menjadi kebutuhan primer bagi warga kota yang ingin segalanya serba instan dan praktis. Sayangnya, sinyal internet tidak bisa dinikmati warga yang tinggal di daerah terpencil.

Melihat kenyataan itu, tim peneliti dari Lancaster University menggagas ide brilian untuk mengubah para domba menjadi pemancar WiFi. Kalung itu bisa mengirim data sejauh 5 kilometer, dan dapat menjadi pemancar WiFi darurat bagi orang yang tersesat.

Profesor Gordon Blair dan timnya kini melakukan uji coba sebuah proyek yang diharapkan dapat mempelopori proyek “Internet of Things” (IoT project). Mereka rencananya akan memasang kalung pada domba-domba untuk memonitor pergerakan mereka, dan memasang sensor ditepian sungai untuk mengukur tingkat erosi.
Harapannya, para peneliti akan bisa mendapat informasi berharga mengenai daerah pedesaan. “Daerah pedesaan memiliki masalah mulai dari perubahan lingkungan yang hampir tidak kentara sampai banjir yang berdampak besar,” ujar Profesor Blair.
Di kota, teknologi ini telah diaplikasikan. Penggunaannya antara lain untuk mengatur lalu lintas, memantau kadar pencemaran udara, bahkan untuk mencari tempat parkir.

Sumber : http://bit.ly/1L4opLu

Optimis, Penghadang, Pekerja Keras atau Egosi , Manakah Kepribadian Anda Dalam Bekerja?

 Dalam bekerja kita akan menemui berbagai macam orang yang memiliki berbagai kepribadian. Begitu juga Anda tentu akan memiliki kepribadian, dan Anda sebaiknya mengetahui kepribadian Anda sendiri sebelum menilai keprinadian orang lain. Karena akan memberikan manfaat yang besar bagi Anda selanjutnya.

Wuiih.com melansir dari Shane Atchinson, CEO of Possible, sebuah firma marketing yang berpusat di New York, berbagi tentang tujuh kepribadian yang kerap dijumpai saat berada di tempat kerja. Jika diperhatikan dengan seksama, kepribadian mana yang sesuai dengan Anda?

Optimis.

Tipe orang yang menyukai bekerja di perusahaanya dan percaya akan budaya perusahaan. Jika mereka menemukan pekerjaan, mereka akan berinisiatif menemukan solusi.
Atchison menjelaskan, kalau pekerja dengan tipe ini biasanya adalah orang yang terorganisir dan secara antusias mendukung anggota tim lainnya. Jika tipe ini cocok dengan Anda, carilah mentor yang hebat untuk membimbing, tetaplah terbuka, dan jangan pernah pedulikan komentar rekan kerja yang negatif.

Penghadang.

Orang denga tipe penghadang selalu menemukan alasan untuk mengatakan tidak. Perusahaan mungkin menyukai mereka karena terkesan detail, perhatian dan cermat. Tetapi menurut Atchison tipe ini sebenarnya dapat membuyarkan segala bentuk kegembiraan, dan pada akhirnya tidak akan memotivasi tim yang ada. Jika ini Anda, cobalah untuk jujur dan berani mengambil resiko. Terkadang sesuatu yang baik bisa terjadi.

Pekerja keras.

Selalu tiba lebih awal, dan pulang paling akhir. Tipe seperti ini percaya bahwa perusahaan akan membayar semua pengorbanan yang mereka lakukan. Jika Anda melihat diri Anda sebagai tipe ini, Atchison menyarankan untuk coba mengatur waktu untuk lebih memanfaatkan waktu dengan kembali ke rumah lebih awal.
Ambilah cuti liburan jika memungkinkan. Anda cukup kreatif dalam mencari solusi namun dapat jauh dari sikap optimis dan menghancurkan diri Anda sendiri.

Egois.

Tipe egois senang menyalahkan orang lain, suka membanggakan diri, dan terbilang licik. Mereka lebih memilih agenda pribadi, dan tidak ingin melangkah terlalu jauh dalam pekerjaan kantor maupun dalam menjalin pertemanan di tempat kerja. Atchison mengatakan tipe ini lebih percaya kalau selalu ada jalan pintas untuk mencapai kesuksesan. Jika ini Anda, sadarlah bahwa untuk menjadi sukses adalah dengan cara berpikir optimis. Berhentilah mencari jalan pintas, dan jadilah pribadi yang lebih baik.

Pengasuh.

Jika dekat dengan orang optimis, tipe ini akan menjadi pencari solusi, jika ia dekat dengan orang yang mengeluh, ia akan menyediakan telinga untuk mendengar segala keluh kesah. Atchinson mengatakan manajemen atau pengaturan kerja adalah kekuatan dari si pengasuh. Jika ini adalah tipe Anda, bertemanlah dengan tipe optimis, ia akan banyak menolong Anda dalam dunia karir.

Realistis.

Selalu mengatakan hal yang apa adanya. Tipe realistis sangat baik bekerja di bidang keuangan. Umumnya pekerja dengan karakter ini terbilang kurang kreatif. Jika Anda termasuk salah satunya, ingatlah bawa kejujuran terkadang harus disampaikan dalam waktu yang tepat.

Pengeluh.

Tipe seperti ini pasti ada di tiap perusahaan. Mereka biasanya sangat peduli terhadap hal-hal detail yang kurang dari perusahaan. Menurut Atchison tipe ini sangat cocok bekerja di dunia asuransi, yang memang bekerja mencari banyak kesalahan.
Itulah 7 kepribadian yang ada di dunia kerja, manakah yang termasuk Anda? Tentu Anda harus jujur pada diri sendiri dan berusaha memperbaiki jika ada kekurangan dan tetap dilanjutkan bila Anda memiliki kepribadian yang baik


Sumber : http://bit.ly/1L4UCAr

Tongsis Dilarang Masuk Museum Ini



Adanya penemuan Tongsis boleh jadi adalah salah satu penemuan terbaik di dunia selama 2014 lalu dan tetap menjadi tren ditahun ini. Namun,saat ini pula banyak pengguna dilarang membawa tongkat selfie, kali ini untuk dibawa ke museum. Kenapa?

Bayangkan saja, seseorang membawa tongsis lalu selfie di dekat barang berharga yang dipamerkan di museum. Karena terlalu bersemangat, tongkat mereka lalu menghantam replika atau benda penting lainnya di dalam museum.

Dan jangan pikir kejadian tersebut hanya ada dalam bayangnyan saja, sebab beberapa orang mengaku telah menjadi saksi mata kejadian semacam itu. “Dia bisa menjatuhkan semuanya, dia mengambil foto selfie lalu tak sengaja memukul tulang-tulang itu,” terang salah satu saksi mata, Andrew DeLango.

Petugas tentu sangat mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi. “Anda bisa hanya dengan melihat ini, membayangkan bagaimana tongkat selfie merusaknya,” terang Jennifer Northrup dari Smithsonian Design Museum.
Oleh karena itu, kini sejumlah museum telah melarang tongsis masuk ke dalam museum. Museum yang memiliki kebijakan tersebut antara lain Museum of Modern Art, Cooper-Hewitt dan Smithsonian Design Museum. Namun, mengambil selfie dengan cara tradisional masih diperkenankan.

Usia Anda Muda? Tapi Ubanan, Ini Penyebabnya

 

Meskipun masih berusia terlalu muda dan enerjik, dan belum tergolong tua renta.Namun, seringkali seseorang mendapatkan dirinya telah memiliki sejumlah rambut memutih di kepala. Mengapa hal ini terjadi?

Tiba-tiba keluar rambut uban tidak tumbuh dengan sendirinya. Rambut hitam yang terdapat di kepala Andalah yang berubah warna menjadi lebih putih. Rambut uban hadir akibat adanya perubahan warna dari pigmen rambut yang dikenal sebagai melanin.
Rambut beruban terjadi akibat kurangnya asupan oksigen yang diterima batang rambut. Batang rambut menerima sari-sari makanan dari ujung-ujung pembuluh darah dan zat yang dihisap tersebut kekurangan oksigen. Itulah mengapa susunan rambut menjadi tidak baik, kemudian mempengaruhi melanin rambut dan terjadilah uban.
Melanin diproduksi sel melanosit dalam folikel rambut. Para peneliti menemukan bahwa melanosit bertahan dari kerusakan kumulatif secara bertahun-tahun, yang akhirnya membuat melanosit tidak mampu memproduksi melanin.
Selain itu, penelitian telah menyebutkan kerusakan DNA dan penumpukan hidrogen peroksida dalam folikel sebagai kemungkinan penyebab gangguan ini dalam produksi melanin. Tanpa melanin, rambut baru yang tumbuh di tidak memiliki pigmen, yang membuatnya tampak abu-abu, putih, atau perak.
Dan memiliki uban merupakan faktor keturunan. Perhatikan kedua orangtua Anda, apakah mereka juga mengalami rambut uban? Jika hal tersebut terjadi, maka rambut uban pun dapat Anda miliki, termasuk jika usia Anda masih cukup muda (dibawah 25 tahun). Tak hanya itu, iklim, pengaruh pikiran/stress, serta obat-obatan dari dalam dan luar tubuh juga dapat mempengaruhi terjadinya uban. Sementara itu jika uban tumbuh pada usia tua (diatas 40 tahun), hal tersebut memang dipengaruhi faktor usia yang mengharuskan pigmen rambut berhenti memproduksi warna.


Source : http://bit.ly/1L4XgGg